Selamat Datang di Blog Red3Land Dan Terimah Kasih Atas Kunjungannya

Minggu, 30 September 2012

SEKURITAS PASAR UANG


1.         Definisi dan Fungsi Uang
Definisi uang atau penawaran uang pada umumnya diterima sebagai pembayaran atas barang atau jasa. Definisi uang dalam bentuk mata uang adalah terlalu sempit karena cek juga dapat diterima sebagai alat pembayaran. Ada tiga fungsi utama dari uang dalam perekonomian, yaitu sebagai alat tukar, sebagai unit perhitungan, dan sebagai unit penyimpanan nilai. Uang sebagai alat tukar digunakan untuk membayar barang atau jasa. Fungsi uang dalam transaksi barang dan jasa harus mempunyai enam kriteria, yaitu standardisasi atau penilaian sangat mudah, dapat diterima secara luas, mudah dibagi sehingga mudah membuat perubahan, mudah disimpan atau dipindahkan, tidak mudah menyusut, dan tidak mudah ditiru.
Uang sebagai unit perhitungan digunakan untuk mengukur nilai perekonomian. Pengukuran nilai barang dan jasa dalam satuan uang adalah penting karena barang dan jasa sangat bervariasi dalam perekonomian. Uang sebagai unit penyimpan nilai digunakan untuk mengukur daya beli arus pendapatan yang diterima pada waktu tertentu sampai batas waktu membelanjakan arus pendapatan tersebut. Fungsi uang ini digunakan karena banyak dari individu tidak ingin membelanjakan pendapatannya pada waktu arus pendapatan diterima tetapi lebih memilih untuk menyimpan atau menabung terlebih dahulu.
2.         Evolusi Sistem Pembayaran
Pemahaman fungsi uang dan bentuk uang secara kontinu telah mendorong evolusi sistem pembayaran, yaitu metode pembentukan transaksi dalam perekonomian. Sekarang ini ada tiga bentuk uang dalam perekonomian, yaitu uang komoditas, uang kertas, dan uang elektronik (e-money).
Uang komoditas adalah uang yang terbuat dari logam dan komoditas yang bernilai, seperti emas, perak, dan komoditas lainnya. Benntuk uang ini pada umumnya digunakan masyarakat primitif dan diperlukan biaya besar untuk memindahkan uang komoditas dari satu tempat ke tempat lainnya. Perkembangan masyarakat modern memperkenalkan uang kertas sebagai sistem pembayaran yang diciptakan oleh pemerintah atau otoritas moneter. Kepercayaan terhadap penerbit dan kesulitan untuk meniru uang kertas merupakan dasar uang kertas sebagai alat tukar dalam perekonomian.
Uang dalam nilai yang besar juga mengalami kesulitan dalam perpindahan uang kertas dari satu tempat ke tempat lainnya. Masalah ini mendorong evolusi sistem pembayaran dengan cek. Cek memungkinkan transaksi dalam jumlah besar yang dapat memperbaiki efisiensi sistem pembayaran karena mengurangi biaya transportasi uang kertas.
3.         Tujuan dan Partisipan Pasar Uang
Banyak investor menggunakan pasar uang untuk memperoleh imbal hasil lebih tinggi dengan cara menyimpan uang tunai sebagai deposit pada sistem perbankan. Partisipan sekuritas uang biasanya beroperasi pada penerima dan pemberi dana. Oleh sebab itu, partisipan sekuritas pasar uang terdiri atas :
a.        Pemerintah melalui departemen keuangan selalu menjadi penerima dana dari pasar uang dan tidak pernah menjadi pemberi dana pada pasar uang.
b.        Bank sentral merupakan agen pemerintah dalam menjual sekuritas pemerintah. Bank sentral akan melakukan pembelian sekuritas pemerintah sesuai dengan target tingkat bunga dan agregasi moneter.
c.         Bank komersial melalui pembelian sekuritas pemerintah dan penjualan sertifikat deposito, dana bank sentral, dan persetujuan pembelian kembali.
d.        Bisnis melalui pembelian dan penjualan sekuritas pada sekuritas pasar uang.
e.        Perusahaan sekuritas dan perusahaan investasi yang terdiri atas perusahaan investasi, perusahaan pembiayaan, perusahaan asuransi, dan dana pensiun.
f.          Individu atau perorangan melalui pembelian atau penjualan reksa dana pasar uang dan rekening deposit reksa dana pasar uang.
4.         Instrumen Sekuritas Pasar Uang
Secara umum ada tujuh instrumen pasar uang yang digunakan oleh partisipan sekuritas pasar uang untuk mencapai keuntungan ekonomi. Adapun ketujuh instrumen pasar uang tersebut antara lain :
a.        Obligasi jangka pendek pemerintah atau agen pemerintah.
b.        Dana bank sentral adalah transfer antarlembaga keuangan, yaitu pinjaman antara sistem keuangan dengan waktu jatuh tempo biasanya satu hari.
c.         Pembelian kembali (repurchase agreements).
d.        Sertifikat deposito yang dapat dinegosiasikan.
e.        Surat berharga komersial yang dijual oleh perusahaan.
f.          Banker’s acceptance adalah pemerolehan letter of credit (LC) dari bank untuk membeli barang dan jasa dimana pelanggan tidak diharuskan membayar kewajibannya pada waktu tertentu.
g.        Eurodollar adalah setoran dólar diluar sistem perbankan.
5.         Perbandingan Sekuritas Pasar Uang
Sekuritas pasar uang mempunyai banyak karakteristik dan sekuritas pasar uang berbeda dari beberapa aspek, antara lain :
a.        Koreksi tingkat bunga cepat karena instrumen banyak dan tingkat substitusi antara satu sekuritas dengan sekuritas lainnya sangat tinggi.
b.        Likuiditas sangat tinggi karena kedalaman pasar sekunder dimana sekuritas dapat dijual kembali dengan cepat.
Reksa dana pasar uang mendenominasi perdagangan sekuritas dengan pesat. Reksa dana pasar uang merupakan salah satu alat koreksi. Reksa dana pasar uang adalah dana dimana secara agregat dikumpulkan dari investor kecil dan diinvestasikan pada instrumen pasar uang dan pasar modal.

Poskan Komentar

Next Prev home